Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Enyah!

Pergi saja Enyah, enyahlah! Hilang dengan sempurna dalam gulita Tenggelam bersama temaram Hapus kepingan memoar hingga tak tersisa Aku akan menoleh sesekali Bukan untuk kembali Tapi agar sadari Kau tak pantas dinanti Bersama secangkir cokelat hangat di pagi hari Malang, 29 Januari 2016

Sepasang Mata

Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang menatap dia lekat-lekat ribuan hari lalu Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang nyaris tak berkedip ketika menangkap sekelebat bayangan dia Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang mengendap-endap menatap dalam diam Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang malu-malu ketika tatapan diam-diamnya tertangkap manik mata Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang diam-diam berjaga di antara celah sempit daun pintu Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang berbinar ketika tatapan matanya dan dia saling beradu Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang meletup-letup ketika menangkap seutas senyum bibir dia Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang nanar saat manik mata dia bercumbu dengan yang lain Sepasang mata itu masih sama Masih sepasang mata yang berkaca-kaca ketika bayang dia tak lagi dalam jangkau Se...

Welcome, Stalker!

Hallo selamat pagi, baju kuning menarik hati! Akhirnya pindah rumah lagi untuk yang kesekian kali. Well, I hope this is the last time. I just wanna say hello and welcome to my new blog, Tika's foot prints, keping-keping memoar yang ingin disatukan kembali meski sudah tak sempurna lagi. Semoga kali ini bisa jauh lebih giat menulis dan berbagi. Terima kasi h sudah sudi tersesat disini. Jangan lupa kepo dengan Bismillah. Happy reading!